KOLAKA, EDISIINDONESIA.id- Tengah wilayah pertambangan yang berkembang pesat, PT Vale Indonesia Tbk (bagian dari MIND ID) menanam harapan baru bagi masyarakat Kolaka. Melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Vale menyelenggarakan PPM Expo 2026 — panggung karya warga yang digelar di Hotel Sutan Raja, Sabtu (17/10).
Dengan tema “Berkarya dan Berdaya Bersama PT Vale Indonesia”, expo ini mempertemukan puluhan kelompok binaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta Livelihood Restoration Program (LRP) dengan peluang pasar yang lebih luas. Inisiatif ini bukan sekadar pameran, melainkan langkah nyata membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami ingin kehadiran Vale membawa manfaat yang menyebar luas tidak hanya dari bisnis pertambangan, tetapi dari kekuatan ekonomi rakyat sendiri,” ujar Endra Kusuma, Head of External Relations Regional and Growth Vale Indonesia. “UMKM adalah kekuatan sesungguhnya ekonomi daerah. Melalui expo ini, kami buka jalan agar produk lokal dikenal, dibeli, dan berkembang.”
Pameran menampilkan kekayaan alam dan keterampilan warga dalam lima klaster: kakao & Kelompok Wanita Tani, perikanan pesisir, LRP, Bank Sampah, serta beras organik & tanaman herbal. Kakao fermentasi, cokelat, hasil laut olahan, hingga kerajinan dari sampah daur ulang semua buatan tangan masyarakat setempat. Produk-produk ini akan dipromosikan ke Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, hingga Jakarta.
Pemerintah Kabupaten Kolaka menyambut baik kemitraan ini. Kepala Bappeda Arifin Jamal Budi Darma menyampaikan pesan Bupati Amri Djamaluddin: pertumbuhan ekonomi Kolaka yang mencapai 6,9% pada 2025 perlu didistribusikan secara merata. Kemitraan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat adalah kunci agar pembangunan berkelanjutan dapat dirasakan semua lapisan.
Rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 10–15 Oktober di desa-desa, melibatkan lomba masakan, mewarnai anak, pelatihan pengolahan kakao dan ikan, serta kerajinan lingkungan. 50 anak turut mewarnai impian lingkungan yang asri, sementara 13 Bank Sampah Unit membuktikan bahwa sampah bisa bernilai ekonomi.
Vale Indonesia, yang telah melayani Indonesia selama 58 tahun, menegaskan komitmennya: tumbuh bersama masyarakat, menjaga lingkungan, dan membangun masa depan yang berkelanjutan.(**)
Comment