Reses Ketua DPRD Kendari, Warga Wua-wua dan Kadia Keluhkan Banjir Hingga Persoalan Sampah

KENDARI, EDISIINDONESIA.id Masyarakat di Kecamatan Wua-wua dan Kadia mengeluhkan banjir yang terjadi di Kota Kendari beberapa waktu belakangan ini.

Selain itu, warga juga mengeluhkan terkait fasilitas dengan penerangan lingkungan dan air bersih, termasuk penanganan sampah yang kebetulan menjadi program pemerintah Kota Kendari.

Keluhan tersebut disampaikan masyarakat kepada Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan dalam reses masa sidang II tahun 2023-2024, Selasa (5/3/2024).

Dia menyampaikan, kondisi banjir tersebut memang sangat merugikan, apalagi saat ini curah hujan cukup tinggi, juga persoalan air pasang dan kondisi pengendali banjir yang menurutnya kurang maksimal.

Sehingga hal tersebut menjadi perhatian khusus dan catatan bagi pihakya untuk selanjutnya melakukan pembicaraan dan pembahasan di tingkat Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari agar ditemukan solusi dari penanganan banjir yang ada di kota Kendari.

“Tentu dengan melihat anggaran kita dan potensi-potensi penganggaran, baik provinsi ataupun di kementerian karena kita tinggal di sini kan ada Balai, termasuk ibukota provinsi Sultra. Makanya tanggung jawab dan sinkronisasi program kegiatan dari Pemkot Kendari dan pemerintah pusat ini menjadi tujuan kita,” ungkapnya.

“Bagaimana kita bisa mengevaluasi anggaran untuk penanganan banjir atau pengendalian banjir di Kota Kendari,” tambahnya.

Sementara untuk persoalan penerangan lingkungan, Subhan membeberkan bawa pihaknya di tahun 2023 lalu sebenarnya menargetkan 10.000 mata lampu yang terpasang.

“Tapi masih ada 2000 titik lampu yang sudah disampaikan Pemkot Kendari kepada kami mudah-mudahan bisa terpasang dan tercapai target 10.000 yang bisa disesuaikan di tahun 2024 ini. Agar semua Kecamatan dan lingkungan di kota Kendari bisa terang, karena aktivitas masyarakat kota Kendari ini sudah hampir 24 jam,” ujarnya.

“Termasuk untuk bagaimana pencegahan tindak kriminalitas, penyebaran narkoba serta memastikan keamanan masyarakat. Juga kita mengharapkan hadirnya UKM baru yang tumbuh di kota Kendari dari dampak penerangan lampu lingkungan yang sudah terpasang di lingkungan masyarakat,” tutupnya. (**)

Comment